Sekilas Alur Perjalanan Ekspedisi Zooxanthellae IX Kepulauan Wakatobi

Posted: June 1, 2009 in Activities

Tau gak sih, awal pemilihan lokasi ekspedisi IX tuh gemana. Jadi gini ceritanya. Sebelumnya ada tawaran dari abang kita yang paling baik, yup bang Anton Wijonarno yang sekarang kerja di Joint Program TNC-WWF Wakatobi, dia bilang “gemana ne rencana ekspedisi sekarang” haah kita bengong kan ditanyain gitu, belum punya rencana sih. Trus “gemana kalo kalian ke Wakatobi, soalnya Pemda Wakatobi sekarang lagi gencar-gencarnya promosi wilayah lautnya dengan mengundang siapa aja yang mau ke Wakatobi”. Gile, nambah bengong, langsung didor statement kayak gituan, pertemuan tersebut  bulan November 2006.

Respon yang cukup cepat dilakukan oleh ketua FDC pada saat itu, Novit Rikardi, segera mengadakan rapat pemilihan ketua Ekspedisi Zooxanthellae IX. Setelah berkompromi cukup lama, kira-kira 3 jam (lama gak sih) akhirnya terpilihlah Fikram (FDC.XXII.13) sebagai ketua ekspedisi menyisihkan 4 calon kandidat lainnya.

Persiapan pun segera dilakukan oleh ketua dengan membentuk kepanitiaan. Berbagai proposal disebar, berbagai informasi tentang Wakatobi dicari, tanya sana-tanya sini, rapat tiap minggu (kalo bisa tiap hari, hehe).  Beberapa promosi yang dijalankan, salah satunya dalam kegiatan DEEP INDONESIA 2007 yang diselenggarakan di Semanggi Expo pada bulan maret 2007. Disana kita bertemu dengan Bupati Wakatobi yaitu Bpk Ir. Hugua. Hasilnya kurang begitu menggembirakan, karena beliau tidak begitu tertarik dengan kegiatan kita. Tapi it’s okey, no problem. Dengan segala kemampuan yang dimiliki ketua Ekspedisi, kita terus berjuang.

Pada awalnya, kegiatan ekspedisi diadakan bulan agustus 2007, namun karena cuaca sangat tidak bersahabat dan pertimbangan lainnya, akhirnya diputuskan diadakan pada bulan November 2007. Kegiatan Ekspedisi Zooxanthellae IX  dibarengi dengan kegiatan Jambore Selam Nasional. Dalam kegiatan itu kita mengundang seluruh penyelam yang ada di Indonesia untuk menyelam bersama dengan kita. Namun, hingga bulan oktober 2007, telah terkumpul peserta sebanyak 9 peserta, 8 berasal dari Bandung dan 1 berasal dari Surabaya. 2 minggu sebelum kegiatan Jambore Selam, 8 orang yang berasal dari Bandung mengundurkan diri dari kegiatan. Alhasil, kegiatan Jambore Selam Nasional diputuskan tidak diadakan dan implikainya telah mengecewakan berbagai pihak. Ya mau diapain lage, kalo tetep diterusin bukan Jambore dong, tapi Persami, hihi. GooEkspedisi Zooxanthellae IX.

Kembali ke persoalan Ekspedisi, proposal yang diajukan ke beberapa Departemen, Menteri, Perusahaan swasta, kagak ada yang tembus, stress banget, 2 minggu sebelum keberangkatan, blum ada pemasukan sama sekali, gile. Awalnya kita udah pesimis kagak bisa berangkat, karena semangat anggota team yang lage on fire, pesimistis menjadi optimistis. Akhirnya,  minggu terakhir keberangkatan (saved by the bell), udah mulai ada tuh beberapa sponsor yang mau bantu. Alhamdulillah.

Masalah utama yang harus dipikirkan secara mateng adalah transportasi. Pada awalnya PT Pelni (melalui operator) mengatakan bahwa tidak ada jadwal kapal pada tanggal yang telah kita tentukan yaitu antara 18 – 22 November. Hasilnya, terjadi perubahan rencana transportasi diluar perkiraan, team berencana akan menggunakan pesawat dari Jakarta – Makasar kemudian dilanjutkan Makasar – Baubau. Dengan rencana seperti itu, pengeluaran untuk transportasi membengkak hingga 3 kali lipat. Padahal belum ada sepeser pun uang dipegang. Target yang harus dipenuhi adalah team harus sudah berada di kota Baubau pada tanggal 25 November karena akan ada meeting point dengan Team Jejak Petualang.

Jalan keluar akhirnya didapat, tanggal 19 November, Bang La Ila (FDC.IX) mengunjungi sekret FDC, beliau menanyakan rencana transportasi Ekspedisi yang akan digunakan dan menyarankan  untuk menggunakan kapal Pelni. Dengan alasan jadwal Pelni yang tidak memungkinkan akhirnya team akan menggunakan pesawat hingga ke kota Baubau. Namun Bang La Ila mencoba menghubungi temannya untuk menanyakan perihal jadwal kapal Pelni. Ternyata diluar dugaan, KM Bukit Siguntang, tanggal 20 November hari selasa pukul 8 pagi, akan ada pelayaran menuju kota Baubau. Pada saat itu waktu menunjukan pukul 13.00. Untuk menghemat transportasi, akhirnya diputuskan untuk mengirim 5 orang dari team sebagai perintis sekaligus membawa barang-barang yang tidak mungkin dibawa dengan pesawat terbang dan sisa anggota lain akan berangkat dengan menggunakan pesawat ke Makassar pada tanggal 22 November 2007, untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Kota Baubau  dengan menggunakan Kapal Pelni.

1 hari sebelum keberangkatan team perintis, team segera melakukan persiapan semua barang yang akan dibawa, setelah selesai team segera melakukan briefing untuk keberangkatan team perintis, pada saat itu rapat dimulai pukul 5 sore dan berakhir pukul 12 malam. Dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk memutuskan keberangkatan team perintis, akhirnya 5 orang bersedia berangkat diantaranya Rizki Aprilian Wijaya, Suciadi Catur Nugroho, Windhyka Priatmoko, Anggi Afif Muzakki, dan Panji Abdillah. Team perintis berangkat pukul 5 pagi untuk mengejar keberangkatan kapal Pelni pukul 8 pagi.

Persiapan yang dilakukan oleh anggota team Ekspedisi lainnya di sekretariat juga tidak kalah sibuk, mulai dari pemesanan spanduk, pembelian tiket pesawat, pengiriman bahan kimia, follow up proposal, rapat-rapat, belanja peralatan dan logistik, dan lain-lain. Kamis, 22 November 2007, 11 orang anggota team lainnya berangkat dengan menggunakan pesawat Jakarta – Makassar  dilanjutkan menggunakan kapal Pelni Makassar – Baubau, dikarenakan dapat menghemat pengeluaran transportasi hingga setengahnya daripada melanjutkan perjalanan Makasar – Baubau dengan menggunakan pesawat.

Seluruh anggota team tiba di pelabuhan Baubau pada hari Jumat, 23 November 2007 pukul 10 pagi. Prosesi pengangkatan barang dari kapal ke daratan diwarnai dengan guyuran hujan rintik-rintik, yang membuat team semakin semangat untuk melakukan Ekspedisi. Selama di Kota Baubau, team menempati mess yang disediakan oleh Kepala Balai Taman Nasional Laut Wakatobi sebelum melanjutkan perjalanan ke Wakatobi. Pada saat itu terdapat berita yang sangat menggembirakan untuk seluruh anggota team, proposal yang diajukan kepada PT Aneka Tambang disetujui. Hal ini tak lepas dari peran anggota FDC yang tidak mengikuti kegiatan Ekspedisi (thanks Friend) dan juga Bpk Hardin selaku Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB atas rekomendasi yang diberikan.

Perjalanan dari Pasar Wajo menuju Kepulauan Wakatobi memakan waktu kurang lebih 12 jam. Perjalanan tersebut terasa sangat menyenangkan karena team akan segera melakukan penyelaman pada lokasi yang disebut-sebut sebagai Segitiga Karang Emas Dunia (Triangle Coral Reef) versi TNC-WWF. Team berangkat jam 8 malam dan tiba di Pulau Wangi-Wangi jam 6 pagi. Pagi hari yang cerah di Wanci dimulai dengan melakukan  first general Briefing dengan perwakilan joint program TNC-WWF yaitu Bang Veda Santiadji, Bang Anton Wijonarno, Mas Purwanto, dan Pak Udin. Fokus pertemuan awal ini membicarakan kegiatan apa yang akan dilakukan oleh team Ekspedisi maupun team Jejak Petualang selama 10 hari kedepannya. Selain itu juga dibicarakan peraturan yang harus ditaati selama di kapal, lokasi dive yang akan diamati, serta akomodasi team jejak petualang untuk mengambil gambar 4 pulau besar Wakatobi.

Kegiatan Team di Kapal FRS Menami milik Joint Programme TNC-WWF selama 10 hari merupakan hal yang tidak terlupakan oleh seluruh team. Kegiatan rutin tersebut dimulai pada pagi hari jam 5 pagi, anggota yang piket harus memasak untuk sarapan seluruh anggota maupun ABK kapal, hal tersebut dibutuhkan skill memasak yang memadai. Jadi ngak heran kalo anggota FDC selain mahir menyelam, juga mahir meracik makanan. Setelah sarapan selesai, sekitar jam 7–8 jadwal penyelaman dimulai.

Dalam satu hari rata-rata banyaknya penyelaman yang dilakukan sekitar tiga kali. Jadwal penyelaman tersebut diatur oleh dua orang Dive Master yaitu Abidzar Al Giffari dan Anggi Afif Muzakki, dibantu oleh Bang Gunawan. Kegiatan selanjutnya setelah menyelam adalah meng-entri­ data dari data sheet ke komputer. Entri data ini harus segera dilakukan oleh semua anggota team agar kerja riset Ekspedisi tidak terhambat, walaupun dalam kenyataannya tidak selancar yang diduga. Setiap malam mulai jam 7, biasanya dilakukan evaluasi seluruh kegiatan pada hari tersebut. Hal ini dimaksudkan agar kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan tidak akan terulang kembali keesokan harinya. Berbagai kekonyolan dan keanehan yang dilakukan oleh seluruh anggota team merupakan hal yang tidak akan terlupakan di dalam hati sanubari masing-masing anggota.

Hari bersejarah telah diukir oleh team Ekspedisi Zooxanthellae IX. Jumat, 21 Desember 2007 dan Senin, 24 desember 2007, kegiatan Ekspedisi on air di acara Jejak Petualang Trans7, selama durasi 30 menit, walaupun banyak dipotong oleh iklan, namun tanggapan dari ALB, anggota biasa dan teman-teman Fakultas Perikanan cukup bervariasi. Hasil kerja keras selama persiapan Ekspedisi rasanya terbayar sudah, rasa bangga pada diri masing-masing anggota team akan klub semakin besar seiring perkembangan zaman. Hal ini masih membuktikan bahwa FDC-IPB masih merupakan salah satu Klub selam yang terbaik yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia. Namun, rangkaian kegiatan Ekspedisi belum sepenuhnya selesai, dibutuhkan kerja keras untuk membuat Laporan Penelitian dan Launching Hasil Kegiatan Ekspedisi IX. Tetap semangat, FDC tidak akan menjadi besar kalau anggota di dalamnya tidak memiliki loyalitas terhadap FDC.

WASPADA DIRA ANURAGA

Rizki Aprilian Wijaya

FDC.XXIII.11

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan Perikanan.BRKP. DKP

[1] Tulisan ini dibuat pada tanggal 31 Desember 2007 yang bertujuan untuk mengenang perjalanan XPDC IX serta memberikan inspirasi pengurus The Next Expedition Zooxanthellae.

Comments
  1. apoy says:

    semangat untuk XPDC biak…

  2. Sonja says:

    You post interesting content here. Your blog deserves much bigger audience.
    It can go viral if you give it initial boost, i know useful tool
    that can help you, simply type in google: svetsern traffic tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s